Jangan Latah, Terompet Tradisi Yahudi, Lonceng Tradisi Nasrani

0
358

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Saudaraku rahimakumullaah, sungguh sangat disayangkan, banyak kaum muslimin bersikap latah, meniru-niru budaya orang kafir, diantaranya meniup terompet dan memukul lonceng.

Ketika disebutkan kepada Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam tentang terompet maka beliau bersabda,

هُوَ مِنْ أَمْرِ الْيَهُودِ

“Terompet termasuk tradisi Yahudi.”

Lalu disebutkan kepada beliau tentang lonceng maka beliau bersabda,

هُوَ مِنْ أَمْرِ النَّصَارَى

“Lonceng termasuk tradisi Nasrani.” [HR. Abu Daud no. 498 dari Abu Umair bin Anas dari Paman-pamannya kaum Anshar radhiyallaahu’anhum]

Padahal Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan,

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوْا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوْهُ. قُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ الْيَهُوْدُ وَالنَّصَارَى! قَالَ: فَمَنْ

“Sungguh kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, hingga andaikata mereka masuk ke lubang dhab (biawak padang pasir), niscaya kalian akan mengikutinya. Kami berkata: Wahai Rasulullah, apakah mereka adalah Yahudi dan Nasrani? Beliau menjawab: Siapa lagi kalau bukan mereka!?” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu’anhu]

Maka lebih parah lagi apabila meniup terompet atau memukul lonceng dilakukan untuk menyambut atau memeriahkan Hari Raya dan Tahun Baru mereka.

FATWA ULAMA AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

وإذا انضاف إلى العيد المخترع كونه من أعياد الكفار فهذا إثم إلى إثم ؛ لأن في ذلك تشبها بهم ونوع موالاة لهم

“Dan apabila tenyata hari perayaan yang diada-adakan tersebut asalnya dari orang-orang kafir maka bertambahlah dosanya, sebab dalam hal itu terdapat tasyabbuh (penyerupaan) dan merupakan satu bentuk loyalitas kepada orang-orang kafir.” [Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 2/263 no. 21203]

Al-Imam Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata,

يحرم على المسلمين التشبه بالكفار بإقامة الحفلات بهذه المناسبة، أو تبادل الهدايا أو توزيع الحلوى، أو أطباق الطعام، أو تعطيل الأعمال ونحو ذلك، لقول النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: من تشبه بقوم فهو منهم

“Haram bagi muslim, menyerupai orang-orang kafir terkait momen Natal dan Tahun Baru dengan merayakan, saling memberi hadiah, membagi-bagikan permen atau paket makanan, atau meliburkan pekerjaan (demi perayaan ini) dan yang semisalnya.

Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia bagian dari mereka.” (HR. Abu Daud dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihul Jaami’: 6149) [Al-Fatawa, 3/46]

Simak #Video_Pendek: https://youtu.be/9QUGXzAJHSc

Yuk Pelajari Buku-buku Akidah yang Benar:
https://toko.sofyanruray.info/category/buku/akidah-dan-tauhid/

Fast Order: wa.me/628118247111

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

═══ ❁✿❁ ═══

Gabung Group WA KAJIAN ISLAM
Ketik: Daftar
Kirim ke Salah Satu Admin:
wa.me/628111833375
wa.me/628119193411
wa.me/628111377787

TELEGRAM
t.me/taawundakwah
t.me/sofyanruray
t.me/kajian_assunnah
t.me/kitab_tauhid
t.me/videokitabtauhid
t.me/kaidahtauhid
t.me/akhlak_muslim

Medsos dan Website:
– youtube.com/c/kajiansofyanruray
– instagram.com/sofyanruray.info
– facebook.com/sofyanruray.info
– instagram.com/taawundakwah
– facebook.com/taawundakwah
– twitter.com/sofyanruray
– taawundakwah.com
– sofyanruray.info

#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini