KEWAJIBAN MASUK ISLAM SECARA MENYELURUH

0

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Masuk Islam Secara Menyeluruh Wajib

Allah ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya.” [Al-Baqoroh: 208]

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

يقول تعالى آمرًا عباده المؤمنين به المصدّقين برسوله: أنْ يأخذوا بجميع عُرَى الإسلام وشرائعه، والعمل بجميع أوامره، وترك جميع زواجره ما استطاعوا من ذلك

“Allah ta’ala berfirman, memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman kepada-Nya dan membenarkan rasul-rasul-Nya untuk memegang semua ikatan Islam dan syari’at-syari’at-Nya, mengamalkan semua perintah-Nya dan meninggalkan seluruh larangan-Nya semampu mereka.” [Tafsir Ibnu Katsir, 1/555]

Asy-Syaikhul Al-‘Allamah Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah berkata,

قال جماعة من السلف معنى ذلك: ادخلوا في السلم جميعه, يعني في الإسلام, يقال للإسلام سلم; لأنه طريق السلامة, وطريق النجاة في الدنيا والآخرة, فهو سلم وإسلام, فالإسلام يدعو إلى السلم, يدعو إلى حقن الدماء بما شرع من الحدود والقصاص والجهاد الشرعي الصادق, فهو سلم وإسلام وأمن وإيمان

“Berkata sekumpulan ulama Salaf, makna ayat tersebut: Masuklah ke dalam as-silm (keselamatan) secara menyeluruh, maknanya adalah masuklah ke dalam Islam, dikatakan bahwa Islam itu adalah keselamatan, karena ia adalah jalan keselamatan dan jalan kesuksesan di dunia dan akhirat, inilah jalan keselamatan dan menyelamatkan, karena Islam mengajak kepada keselamatan, menyeru untuk menjaga darah dengan syari’atnya, seperti hukum-hukum hudud, qishos, jihad yang sesuai syar’i lagi benar, inilah syari’at keselamatan dan menyelamatkan, keamanan dan Iman.” [Al-Fatawa, 1/341-342]

Beberapa Pelajaran:

1) Dalam ayat yang mulia ini terkandung kewajiban masuk Islam secara menyeluruh, tidak hanya mengamalkan sebagian ajaran dan meninggalkan sebagian yang lain.

2) Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek kehidupan dengan aturan-aturan yang paling baik, tanpa kekurangan sedikit pun, namun banyak kaum muslimin yang belum mengetahuinya; maka pelajarilah dan amalkanlah Islam dalam semua bidang kehidupan.

3) Celaan terhadap orang-orang yang tertipu dengan aturan-aturan kehidupan di luar Islam, seperti ajaran-ajaran Yahudi, Nasrani, Filsafat, Materialisme, Sosialisme, Komunisme, Kapitalisme, Sekularisme dan isme-isme lainnya.

4) Allah ta’ala menyeru dalam ayat yang mulia ini dengan panggilan, “Wahai orang-orang yang beriman”, menunjukkan bahwa orang yang dapat masuk Islam secara menyeluruh hanyalah orang yang beriman, yaitu yang mengenal Allah ta’ala sebagai Pencipta, Pengatur dan Penguasa alam semesta, yang mengimani Allah ta’ala sebagai satu-satunya sesembahan yang benar dan mengimani semua yang Allah perintahkan untuk diimani, serta menyadari keadaan dirinya yang lemah dan selalu butuh terhadap rezeki dan nikmat dari Allah ta’ala yang Maha Kuat; maka ia selalu berusaha menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

5) Tidak ada jalan keselamatan kecuali Islam, dan Islam yang dimaksudkan tentunya adalah Islam yang benar, yaitu ajaran yang Allah ta’ala turunkan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan dipahami serta diamalkan dengan baik oleh murid-murid beliau, yaitu para sahabat radhiyallahu’anhum. Bukan ajaran-ajaran yang diklaim sebagai ajaran Islam namun tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu’anhum ajma’in.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

www.fb.com/sofyanruray.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *