10 Pilar Kehidupan Muslim

5
8369

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

اَلْمُؤْمِنُ اَلْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اَللَّهِ مِنْ اَلْمُؤْمِنِ اَلضَّعِيفِ, وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ, اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ, وَاسْتَعِنْ بِاَللَّهِ, وَلَا تَعْجَزْ, وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا لَكَانَ كَذَا وَكَذَا, وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اَللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ; فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ اَلشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada keduanya terdapat kebaikan. Bersemangatlah dalam meraih apa yang bermanfaat bagimu, minta tolonglah kepada Allah, dan janganlah kamu lemah dan malas.

Dan apabila kamu ditimpa suatu musibah, maka janganlah kamu katakan: “Andaikan aku melakukan yang ini, tentunya yang akan terjadi ini dan itu” tetapi katakanlah:

قَدَّرَ اَللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

“Qoddarollaahu wa maa syaa fa’ala” (bisa juga dibaca: Qodarullaahi wa maa syaa fa’ala)

“Allah telah menakdirkan, dan apa yang Dia kehendaki maka Dia melakukannya” karena sesungguhnya ucapan “Andaikan” membuka amalan setan.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Dalam hadits yang mulia ini terkandung pilar-pilar kehidupan seorang muslim agar sukses di dunia dan akhirat, yaitu:

1. Kekuatan iman, inilah kekuatan yang dimaksudkan dalam hadits ini, bukan kekuatan fisik. Walau bisa saja bermakna kekuatan fisik, apabila itu digunakan untuk bertakwa kepada Allah ta’ala.

2. Bersemangat dalam meraih sesuatu yang bermanfaat, ini mencakup manfaat untuk kehidupan akhirat dan dunia, namun tentu akhirat harus lebih diutamakan.

3. Meninggalkan yang tidak bermanfaat, apalagi yang membahayakan di dunia dan akhirat.

4. Senantiasa meminta pertolongan kepada Allah ta’ala dan berharap serta bergantung hanya kepada-Nya.

5. Tidak takjub dan tidak sombong dengan kemampuan diri.

6. Tidak merasa lemah dan malas, hendaklah selalu optimis dan bersemangat.

7. Apabila yang ditakdirkan tidak sesuai harapan dan cita-cita maka terimalah takdir tersebut dengan lapang dada seraya tetap bergantung kepada Allah ta’ala untuk meraih yang lebih baik di masa yang akan datang.

8. Apabila telah terjadi musibah maka janganlah lagi berandai-andai ke belakang, karena itu tanda kelemahan.

9. Beriman kepada takdir Allah ta’ala dan berserah diri kepada-Nya serta beradab dalam ucapan terhadap takdir-Nya

10. Tidak membuka pintu bagi setan dan tidak pula menuruti godaan dan tipu dayanya.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Simak Video Pendek: https://youtu.be/jtWOC6MFH-4

Yuk Pelajari Buku-buku Tafsir dan Syarah Hadits:
https://toko.sofyanruray.info/category/buku/tafsir-dan-hadits/

Fast Order: wa.me/628118247111

═══ ❁✿❁ ═══

Gabung Group WA KAJIAN ISLAM
Ketik: Daftar
Kirim ke Salah Satu Admin:
wa.me/628111833375
wa.me/628119193411
wa.me/628111377787

TELEGRAM
t.me/taawundakwah
t.me/sofyanruray
t.me/kajian_assunnah
t.me/kitab_tauhid
t.me/videokitabtauhid
t.me/kaidahtauhid
t.me/akhlak_muslim

Medsos dan Website:
– youtube.com/c/kajiansofyanruray
– instagram.com/sofyanruray.info
– facebook.com/sofyanruray.info
– instagram.com/taawundakwah
– facebook.com/taawundakwah
– twitter.com/sofyanruray
– taawundakwah.com
– sofyanruray.info

#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini