Siapakah Asy-Syaikh Abdul Hadi Al-‘Umairi (Jawaban dan Nasihat Asy-Syaikh ‘Utsman As-Salimi)

1
102

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Syaikh yang Pantas Diambil Ilmunya

Transkrip Jawaban Asy-Syaikh ‘Utsman As-Salimi hafizhahullah tentang Asy-Syaikh Abdul Hadi Al-Umairi hafizhahullah (Salah Satu Pemateri Dauroh Masyaikh Nasional Sya’ban 1435 H), Disertai Nasihat dan Penjelasan Sebab Ketidakhadiran Beliau (Asy-Syaikh ‘Utsman As-Salimi):

“Daurah kalian (walhamdulillah) sangatlah singkat, maka manfaatkanlah kesempatan ini yang hanya berkisar satu minggu atau sepuluh hari.

Dan ada sebagian dai yang mengatakan: “Akan hadir pada daurah ini Syaikh Abdul Hadi Al-‘Umairi -yang merupakan bagian dari ulama yang ada di kota Makkah-“. Mereka mengatakan: “Beliau  (Syaikh Abdul Hadi Al-‘Umairi) tidaklah dikenal oleh sebagian ulama.”

Kami jawab:

Beliau adalah pengajar di Masjidil Haram dan pada bulan Ramadhan beliau juga termasuk bagian dari pembimbing di Masjidil Haram. Saya pernah duduk di beberapa majelisnya. Walhamdulillah, manhaj beliau adalah manhaj Salaf dan beliau berbicara tentang manhaj Salaf (berpendapat dengannya), memperingatkan dari bid’ah, dan memperingatkan dari perkara hizbiyyah, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan, kami tidak mengetahui tentangnya kecuali kebaikan.

Dan beberapa ulama sunnah apabila berziarah ke Masjidil Haram, mereka hadir di majelisnya, seperti Syaikh Al-Imam, demikian pula Syaikh yang lain, karena beliau adalah orang yang kami kenal sebagai bagian dari saudara-saudara kami yang berjalan di atas manhaj Salaf, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan. Oleh karena itu, ambillah kebaikan darinya dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Adapun seseorang yang tidak dikenal oleh sebagian ulama, perkara ini adalah perkara yang lumrah terjadi sejak zaman dahulu. Sebagian ulama zaman dahulu dikenal oleh beberapa ulama, namun tidak dikenal oleh ulama yang lain. Permasalahan ini adalah permasalahan yang ringan.

[Penjelasan Sebab Ketidakhadiran Asy-Syaikh ‘Utsman As-Salimi dan Nasihat Beliau untuk Meneruskan Dauroh]

Pada hakikatnya saya sudah bertekad untuk datang akan tetapi ada beberapa perkara yang menghalangiku:

Pertama, masalah kesehatan; karena saya memiliki penyakit gula (diabetes), terkadang meningkat dan terkadang menurun sehingga beberapa hari ini saya merasa tidak memiliki kekuatan untuk datang ke Indonesia (hanya kepada Allah kami memohon pertolongan).

Kedua, ibuku sedang sakit sehingga aku tidak bisa datang. Sungguh saat ini aku terhalangi oleh tiga perkara. Saya tidak tega untuk meninggalkannya dalam keadaan sakit, dan ada beberapa hal lain.

Apapun alasannya, lanjutkan daurah ini! Semoga Allah subhaanahu wa ta’ala senantiasa memberi taufik kepada kalian.”

Sumber: WA Syiar Tauhid

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Terkait:

http://sofyanruray.info/teladan-ulama-dalam-menuntut-ilmu-faidah-daurah-nasional-masyaikh/

http://sofyanruray.info/ahlus-sunnah-yang-dibimbing-para-ulama-catatan-untuk-panitia-dan-peserta-dauroh-masyaikh-nasional-syaban-1535-h/

http://sofyanruray.info/sambutan-dauroh-masyaikh-nasional-1435-h/

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here