Indahnya Memaafkan

0
130

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Indahnya Memaafkan

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا

“Dan tidaklah Allah ta’ala menambah kepada seorang hamba dengan sifat pemaaf kecuali kemuliaan.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Beberapa Pelajaran:

1) Keutamaan memaafkan orang yang berbuat zalim kepada kita, dan bahwa itu bukanlah sebuah kehinaan dan kelemahan, bahkan kemuliaan.

2) Kemuliaan dalam hadits ini bisa bermakna kemuliaan di dunia, yaitu apabila seseorang sudah dikenal manusia sebagai orang yang pemaaf dan lapang dada maka ia akan dimuliakan oleh mereka.

3) Kemuliaan di sini juga bermakna kemuliaan di akhirat, yaitu pahala yang besar dan ganjaran yang baik.

4) Pemaafan yang dimaksudkan di sini apabila mendatangkan perbaikan, yaitu umumnya manusia yang berbuat salah lalu dimaafkan maka ia akan menyadari kesalahannya dan berbuat baik kepada kita. Adapun apabila tidak mendatangkan perbaikan, misalkan orang yang berbuat zalim tersebut dikhawatirkan akan berbuat zalim lagi kepada orang lain maka tidak boleh dimaafkan. Harus ditegakkan hukum atasnya, dan bukan berarti membalas berbuat zalim kepadanya.

5) Keindahan akhlak Islam yang berasal dari syari’at Rabbul ‘alaamiin.

[Lihat Syarhu Muslim (16/141) Faidhul Qodir (5/643) dan Syarhu Riyadhus Shalihin lisy Syaikh Ibni ‘Utsaimin rahimahullah]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

www.fb.com/sofyanruray.info

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here