Empat Dosa Besar yang Mengundang Laknat Allah ‘Azza wa Jalla

0

Empat Dosa Besar yang Mengundang Laknat Allah 'Azza wa Jalla

Empat Dosa Besar yang Mengundang Laknat Allah ‘Azza wa Jalla?

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

➡ Rasululullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ آوَى مُحْدِثًا وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ لَعَنَ وَالِدَيْهِ وَلَعَنَ اللَّهُ مَنْ غَيَّرَ الْمَنَارَ

• Allah melaknat orang yang menyembelih hewan untuk persembahan kepada selain Allah,

• Allah melaknat orang yang melindungi pencetus dosa,

• Allah melaknat orang yang melaknat kedua orang tuanya,

• Allah melaknat orang yang merubah batas tanah orang lain.

? [HR. Muslim dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu]

?#Beberapa_Pelajaran:

✅ Asy-Syaikhul ‘Allaamah Prof. DR. Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata,

المعنى الإجمالي للحديث: يحذِّر -صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- أمته من أربع جرائم، فيخبر أن الله تعالى يطرد من رحمته من ارتكب واحدةً منها

الأولى: التقرب بالذبح إلى غير الله، لأنه صرفٌ للعبادة إلى غير مستحقِّها

الثانية: من دعا على والديه باللعنة أو سبَّهما أو تسبب في ذلك بأن يصدرَ منه ذلك في حق أبوي شخص فيردُّ عليه ذلك الشخص بالمثل

الثالثة: من حمى جانياً مستحقاً للحد الشرعي فمنعه من أن يقام عليه الحد، أو رضي ببدعة في الدين وأقرّها

الرابعة: من تصرّف في مراسيم الأرض التي تفرز الحقوق فقدّمها أو أخرها عن مكانها، فينشأ عن ذلك اقتطاع شيءٍ من أرض غيره ظلماً

“Makna hadits ini secara global: Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam memperingatkan umatnya dari empat kejahatan besar, seraya mengabarkan bahwa Allah ta’ala menjauhkan orang yang melakukan salah satu dosa besar tersebut dari rahmat-Nya:

➡ Pertama: Mendekatkan diri kepada selain Allah dengan menyembelih hewan, karena itu adalah persembahan ibadah kepada yang tidak berhak (syirik kepada Allah ta’ala).

➡ Kedua: (Orang yang melaknat kedua orang tuanya ada tiga makna):

• Mendoakan laknat untuk kedua orang tuanya,

• Atau mencaci kedua orang tuanya,

• Atau menyebabkan itu terjadi, yaitu ia melaknat orang tuanya orang lain, lalu orang tersebut balas melaknat orang tuanya.

➡ Ketiga: (Allah melaknat orang yang melindungi pencetus dosa ada dua makna):

• Orang yang melindungi pihak yang seharusnya mendapatkan hukuman pidana syari’at, maka ia menghalangi agar tidak ditegakkan hukum syari’at atasnya,

• Atau makna yang lain adalah ia meridhoi perbuatan bid’ah dalam agama dan membenarkannya.

➡ Keempat: Orang yang merubah batas-batas tanah yang memisahkan hak-hak kepemilikan, maka ia mengedepankan atau pun mengakhirkannya, sehingga terjadi perampasan bagian kepemilikan tanah orang lain secara zalim.

? [Al-Mulakhkhos fi Syarhi Kitab At-Tauhid, hal. 98]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

www.facebook.com/sofyanruray.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *